Cara Investasi untuk Pemula, Rekomendasi dan Simulasi Keuntungannya!

  • Whatsapp

Investasi merupakan salah satu cara atau metode yang dilakukan seseorang untuk menambah jumlah kekayaan yang ia miliki. Jadi, kamu sebagai investor menanamkan sejumlah uang ke instrumen investasi dan mendapatkan keuntungan dari bunga yang ditawarkan.

Read More

Misalnya, kamu berinvestasi di obligasi ritel negara sebesar Rp 10 juta dan memperoleh keuntungan bunga flat sebesar 6,2 persen setiap bulannya. Jadi, keuntungan tersebut itulah yang membuat harta kekayaanmu semakin bertambah.

Karena itulah tak heran kalau banyak orang yang memilih untuk menghasilkan uang lewat investasi. Gak tanggung-tanggung, bahkan tak sedikit dari mereka yang berani menggelontorkan uang dalam jumlah besar demi mendapatkan keuntungan yang menggiurkan.

Tapi kamu gak perlu khawatir karena kamu juga bisa berinvestasi dengan modal yang minim kok. Keuntungan yang ditawarkan juga bisa maksimal, asal kamu konsisten dan sabar. Bahkan Warren Buffett mengatakan kalau salah satu kunci sukses investasi adalah sabar dan konsisten.

Rekomendasi instrumen investasi

Ada beberapa rekomendasi instrumen efek yang bisa kamu pilih saat ingin memulai belajar investasi. Bukan hanya modalnya kecil, risiko yang kamu tanggung juga tidak besar. Apa saja? Berikut ini jenis jenis investasi yang cocok untuk pemula:

1. Investasi emas

Hingga kini, investasi emas masih menjadi primadona banyak orang yang ingin meraup banyak keuntungan dengan berinvestasi. Pasalnya, jenis investasi yang satu ini pergerakannya terbilang stabil karena tidak tergerus inflasi. Bahkan harga emas setiap tahunnya terus mengalami kenaikan.

Sayangnya, tak sedikit orang yang enggan terjun ke investasi emas mengingat modalnya yang cukup besar. Tapi sekarang kamu sudah tak perlu khawatir lagi, karena kini kamu sudah bisa menjadi investor emas hanya dengan mengeluarkan uang puluhan ribu rupiah saja. Caranya yaitu dengan tabungan emas.

Apa itu tabungan emas?

Meski namanya tabungan emas bukan berarti kamu menabung dalam bentuk emas, tapi kamu menabung untuk mendapatkan emas. Jadi, kamu bisa membeli emas minimal 0,01 gram yang dapat dibeli di Pegadaian.

Jika harga emas sebesar Rp 1 juta, maka dengan mengeluarkan uang Rp 10 ribu kamu sudah bisa memiliki emas.

2. Reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang saat ini menjadi semakin populer di kalangan investor karena kinerjanya yang terus meningkat. Selain itu reksadana pasar uang juga dikenal dengan risiko dan modal yang minim, bahkan bisa dimulai dengan hanya mengeluarkan modal Rp 50 ribu saja.

Meski return yang ditawarkan tidak sebesar reksadana saham, tapi bunganya di atas deposito. Contohnya saja di tahun 2019 lalu, salah satu perusahaan manajer investasi Indonesia mampu memberikan keuntungan hingga 7,06 persen. Menguntungkan bukan?

Soalnya, reksadana terbaik pasar uang mengalihkan dana nasabah atau investor ke sektor surat utang berharga dengan jatuh tempo di bawah satu tahun dan surat berharga lainnya.

3. Obligasi

Meski tidak sepopuler investasi emas, tapi obligasi menjadi salah satu instrumen yang cukup menjanjikan lho. Soalnya selain mendapat jaminan dari pemerintah, obligasi juga dikenal dengan risikonya yang rendah dan juga bunga flat.

Misalnya saja obligasi ritel yang memberikan bunga sebesar 6,4 persen, serta obligasi tabungan dengan bunga mengambang mencapai 6,75 persen. Umumnya, untuk terjun di investasi yang satu ini kamu hanya perlu menyiapkan dana sebesar Rp 2 juta dan akan mendapatkan keuntungan setiap bulan hingga waktu jatuh tempo berakhir.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *